Selasa, 05 Mei 2015

MUTIARA-MUTIARA KECIL


Bagi siswa menunjukkan rasa sayang terhadap gurunya dapat diperlihatkan dengan berbagai cara. Dengan polos dan percaya diri, mereka mengekspresikan apa yang mereka rasakan dan alami. Hari ini saya tersenyum untuk Aa Dimas. Aa Dimas adalah salah seorang siswa kelas 1 SD Chandra Buana yang memiliki kecenderungan gaya belajar linguistik yang dominan. Ia mengungkapkan rasa sayang kepada teachernya dengan tulisan yang cukup unik “aku sayang ticer cecep dan joko, ay love ticer”. Melihat tulisannya, apa yang akan kita lakukan? Langsung memberikan bimbingan agar tulisannya diperbaiki?

Bagi saya, yang terpenting saat itu yang harus dilakukan adalah memberikan apresiasi bagaimanapun tulisan dan ejaannya, bukan berarti mengesampingkan aspek pengetahuan. Karena membangun mental seorang juara lebih sulit dibandingkan pengetahuan semata.  Aa Dimas adalah mutiara kecil di antara mutiara-mutiara kecil lain yang sedang berproses agar menjadi besar dan dapat memancarkan kilaunya kelak. Senang rasanya bisa menjadi bagian dalam proses untuk mencetak anak-anak hebat. Gurunya saja bangga apalagi orang tua mereka yang tidak pernah mengenal lelah berusaha untuk masa depan mereka. Banggakah kita dengan anak-anak kita? Pasti!, maka apresiasilah mutiara-mutiara kecil kita, meski sekecil apapun kebaikan yang ia lakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar