Kamis, 27 November 2014

MENYELAMATKAN KELUARGA DARI ALIEN

Alien telah menyandera anggota keluarga siswa SD Chandra Buana. Kakek, nenek, paman, bibi, dan saudara sepupu telah ditangkap dan akan dijadikan “perkedel”. Siswa yang sedang dalam perjalanan pulang sehabis berkunjung ke rumah paman dengan menaiki pesawat terbang, sangat terpukul dan bersedih mendengar orang-orang tercintanya akan dijadikan “perkedel” oleh para alien.

Salah satu alien mendekati pesawat yang dinaiki para siswa. Ia mengabarkan bahwa keluarga yang dicintai para siswa sebentar lagi akan dijadikan santapan alien. Para siswa berteriak histeris dan memohon agar alien mengembalikan anggota keluarganya. Alien memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menolong orang-orang tercintanya. Caranya yaitu dengan merangkai sebuah kalimat menggunakan kata “sandi” yang terdiri dari kata: kakek, nenek, paman, bibi, dan sepupu.  Setiap kalimat dari kata “sandi” yang berhasil dibuat akan menyelamatkan anggota keluarga yang disandera sesuai dengan kata “sandi” tersebut. Misalnya kata sandi yang digunakan “Kakek”, maka kakeknya akan berhasil diselamatkan jika siswa berhasil membuat kalimatnya.


Demikian akhirnya, satu persatu siswa dapat membuat kalimat meskipun dengan sedikit arahan guru. Kakek, nenek, paman, bibi, dan sepupu akhirnya dapat diselamatkan. Para siswa bersyukur sudah mampu membuat kalimat sehingga orang-orang tercintanya dapat diselamatkan.

KOMIK TEMATIK: "SOSOK MISTERIUS"

Matahari perlahan terbenam, siang pun berganti malam. Bulan dan bintang mulai menyapa makhluk-Nya. Setelah seharian bermain, Kancil dan Buaya bergegas pulang.
Kancil bernyanyi: “matahari terbenam hari mulai malam...”. Buaya mengamati keadaan sekelilingnya yang sepi karena jarang manusia yang berlalu lalang. Buaya: “Cil, kok jalan sepi banget ya? Orang-orang pada kemana?. Kancil: “lha ini kan sudah hampir malam, mereka beristirahat setelah seharian bekerja, mereka berkumpul dengan keluarganya”. Buaya: “Anak-anak mereka ngapain cil?”.  Kancil: “kamu ini gimana sih...anak-anak kan harus belajar dan istirahat untuk masuk sekolah besok. Memangnya kamu ga pernah sekolah?”. Buaya: “Pernah dong, Cil. Aku malah sering menjadi juara di sekolahku”. Kancil: “Waah diam-diam hebat juga kamu, Ya”. Buaya: “Iya dong, anak mama gitu lho?”. Kancil: “memang pernah jadi juara apa saja kamu, Ya?”. Buaya (sambil garuk-garuk kepala): “mmmm...itu cil...juara lomba makan kerupuk, makan es krim, makan uduk dan makan nasi rames”. Kancil: “hahaha....waah kalau itu jelas kamu jadi juara. Kamu kan juara makan cilok sekecamatan rawa balong kan? Kalau masalah makan, yang lain nyerah deeh..”. Buaya: “Cil, jawab pertanyaanku ya?”.
Kamu hebat, jawab pertanyaan di bawah ini ya!
- apa yang kamu lihat di malam hari?
         - di mana kamu melihatnya?
         - ke mana orang-orang di malam hari?
         - siapa yang membutuhkan istirahat?
         - mengapa harus istirahat?
         - bagaimana manusia dan hewan tidur?

Tiba-tiba mereka mendengar suara aneh. Buaya terperanjat melihat sesosok bayangan hitam berkelebat di depannya.
Buaya: “Tolooong!!...Cil ada makhluk aneh yang ga jelas tuh, laaarriii...”. Kancil: “tunggu ,Ya...!!”. Buaya: “Jangan-jangan makhluk luar angkasa, Cil”. Kancil: “Iya, bisa gawat kalau kita sampai tertangkap dan dibawa ke planet mereka”. Sepuluh menit kemudian, Kancil (terengah-engah): “Kurasa sudah jauh kita lari, Ya, keadaan sudah aman”. Buaya: “Oke Cil kita istirahat di sini saja”. Baru beberapa menit mereka istirahat makhluk itu datang kembali. Kancil-Buaya: “Laaarriiii..!!!”. Mereka saling bertabrakan  ”Gubrak!!”. Kancil: “Aduuh, ampun, tolong jangan tangkap kami, kami masih banyak dosa”. Buaya: “Iya, kemarin aku makan baso di warungnya Owl belum bayar, ampuun”. Ternyata makhluk itu adalah Owl si burung hantu. Owl: “Hahaha...hey kalian kira aku ini alien ya? Hahaha..aku ini Owl tahu..”. Buaya: “Hah, kamu Owl toh?”. Kancil: “Kok kamu tega sih nakutin kami berdua”. Owl: “Aku tidak bermaksud menakuti kalian. Kalian saja yang lari ketakutan”. Buaya: “Terus kamu ngapain dong ngikutin?”. Kancil: “Memangnya kamu dari mana?”. Owl: “Aku baru pulang dari rumah pamanku, pas kebetulan aku melihat kalian berdua, eh pas aku deketin kalian malah lari terbirit-birit”. Buaya: “aduuh jantungku terasa copot nih, Owl”. Owl: “memangnya apa yang kalin takutkan sih?”. Buaya: “tadi kami mendengar suara-suara aneh dan ada bayangan hitam berkelebat”. Kancil: “Kalau aku, mendengar Buaya berteriak dan lari, aku jadi ikut-ikutan lari juga”. Owl: “Waah kalau kalian penakut bisa berbahaya untuk diri kalian sendiri, apapun bisa jadi serem tuuh. Kata pak ustaz kita harus berdoa supaya selamat”. Buaya: “tapi tadi beneran serem, ada bayangan dan suara-suara aneh”. Owl: “Oh..ayo, aku akan jelaskan sambil kita melanjutkan perjalanan”. Owl: “malam hari adalah waktu istirahat manusia dan hewan. Manusia berkumpul bersama keluarganya, mereka makan malam bersama, bercerita dan belajar. Tetapi ada juga binatang yang beristirahat siang hari dan beraktivitas malam hari. Bayangan yang kalian lihat itu adalah aku, dan suara aneh yang kalian dengar itu binatang yang keluar malam hari”. Kancil-Buaya: “binatang apa yang keluar malam hari, Owl?”
Kamu hebat, jawab pertanyaan di bawah ini ya!
- Tahukah kamu binatang yang keluar malam hari? Coba sebutkan ya!
- coba kamu tirukan suara-suara binatang tersebut?
- sebelum kamu tidur, coba kalian amati dan dengarkan suara binatang malam hari!
- ceritakan di depan temanmu ya.

Owl: “sekarang kalian sudah tahu kan binatang yang keluar malam hari?”. Kancil: “iya, kamu ga perlu takut lagi, Ya”. Buaya: “Iya..iya...sekarang aku berani, Cil. Kamu juga jangan ikut-ikutan lari ya, Cil”. Kancil (sambil garuk kepala): “hehehe...iyaaa”. Di persimpangan mereka berpisah. Kancil-Buaya: “terimakasih ya Owl, sampai ketemu lagi”. Owl: “Iya, selamat malam”. Owl melanjutkan perjalanan sambil bernyanyi: “Matahari terbenam hari mulai malam, kudengar burung hantu suaranya merdu, kukuk kukuk kukuk kukuk kukuk, kukuk kukuk kukuk kukuk kukuk”.


Kamu hebat, ayo nyanyikan lagu “Burung Hantu”!

MENGENAL OPERASI PENGURANGAN MELALUI CERITA INTERAKTIF

Pada sub tema “Kegiatan Malam Hari” terdapat materi operasi pengurangan. Suasana begitu aktif dan menyenangkan karena pemberian materi dikemas melalui sebuah cerita yang interaktif “Kancil dan Buaya”. Begini ceritanya: Buaya dan Kancil penasaran kenapa pada malam hari mereka jarang melihat manusia melakukan aktivitas. Akhirnya Buaya dan Kancil mencoba mencari jawabannya dengan mengamati sebuah keluarga yang sedang berkumpul di dalam rumahnya. Dari balik jendela, Buaya melihat keluarga tersebut sedang berkumpul bersama mengelilingi sebuah meja yang terdapat berbagai macam makanan di atasnya. Kancil menjelaskan kepada Buaya bahwa mereka akan melakukan kegiatan makan malam bersama.

Buaya dan Kancil melihat macam-macam masakan, seperti: tahu goreng, tempe goreng, sambal, sayur asam, dan lain-lain. Mereka tergiur dan berencana meminta ijin ikut makan bersama keluarga tersebut. Tetapi mereka ingin tahu apakah jumlah masakan tersebut cukup untuk mereka. Akhirnya Kancil dan Buaya mulai menghitung. Setelah jumlahnya didapat, tiba-tiba buaya kaget karena jumlah yang sekarang sudah berkurang, lantas kemana ya?. Pada moment inilah guru mengenalkan operasi pengurangan dengan menggunakan alat bantu untuk menghitung berupa potongan balok kayu.

Setelah Kancil dan Buaya melakukan latihan operasi pengurangan, tiba-tiba mereka diajak masuk oleh Udin, salah satu anggota keluarga tersebut yang sudah mengetahui keberadaan Kancil dan Buaya. Udin memberikan Kancil dan Buaya tempe goreng. Kancil, Buaya, dan seluruh siswa SD Chandra Buana ikut bersama makan tempe goreng tersebut. Uniknya, tempe gorengnya terbuat dari balok-balok kayu yang digunakan sebagai alat bantu latihan operasi pengurangan. Awas nak, jangan dimakan betulan ya, bisa rusak gigimu !.