Sabtu, 31 Januari 2015

MENGENAL TATA TERTIB BERKENDARA DEMI KESELAMATAN

Bermain sepeda merupakan pengalaman yang menyenangkan. Setiap anak tentu mempunyai pengalaman yang berbeda-beda, bagaimana ia mulai mengenal sepeda, mulai menaiki sampai mahir bersepeda, dan kejadian-kejadian lucu atau pun pernah terjatuh dari sepeda. Semua itu menjadi cerita yang berkesan yang akan selalu diingat.

Hari ini siswa kelas 1 mengulang kembali kenangan mereka bersepeda. Melalui permainan imajinasi mereka memperagakan mengendarai sepeda. Yang lebih asyik, peragaan menggunakan latar cerita Adit, Sopo, dan Jarwo. Dimulai dengan mengajarkan siswa untuk menjaga keselamatan diri dengan cara menggunakan helm-terbuat dari koran bekas- dan melaksanakan peraturan di jalan raya dengan mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang diarahkan oleh seorang siswa yang berperan sebagai pak polisi. Dengan memberikan arahan berupa kertas berwarna lampu lalu lintas dengan kode warna merah berarti pengendara harus berhenti dengan cara jongkok, warna kuning berarti pengendara harus hati-hati dengan cara berdiri untuk bersiap-siap berangkat, dan warna hijau berarti siswa dipersilahkan untuk mengendarai sepedanya. Merekapun harus berjalan dengan posisi di sebelah kiri. Permainan bertambah asyik ketika aa Basim berteriak minta tolong, ia berpura-pura mengalami kecelakaan dengan tergeletak di lantai. Seluruh siswa berkumpul dan berusaha menyelamatkan aa Basim dengan cara menggotongnya secara bersama. Seru dan sekaligus memberikan pengalaman yang berharga untuk kehidupan mereka kelak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar