Kamis, 27 November 2014

MENGENAL OPERASI PENGURANGAN MELALUI CERITA INTERAKTIF

Pada sub tema “Kegiatan Malam Hari” terdapat materi operasi pengurangan. Suasana begitu aktif dan menyenangkan karena pemberian materi dikemas melalui sebuah cerita yang interaktif “Kancil dan Buaya”. Begini ceritanya: Buaya dan Kancil penasaran kenapa pada malam hari mereka jarang melihat manusia melakukan aktivitas. Akhirnya Buaya dan Kancil mencoba mencari jawabannya dengan mengamati sebuah keluarga yang sedang berkumpul di dalam rumahnya. Dari balik jendela, Buaya melihat keluarga tersebut sedang berkumpul bersama mengelilingi sebuah meja yang terdapat berbagai macam makanan di atasnya. Kancil menjelaskan kepada Buaya bahwa mereka akan melakukan kegiatan makan malam bersama.

Buaya dan Kancil melihat macam-macam masakan, seperti: tahu goreng, tempe goreng, sambal, sayur asam, dan lain-lain. Mereka tergiur dan berencana meminta ijin ikut makan bersama keluarga tersebut. Tetapi mereka ingin tahu apakah jumlah masakan tersebut cukup untuk mereka. Akhirnya Kancil dan Buaya mulai menghitung. Setelah jumlahnya didapat, tiba-tiba buaya kaget karena jumlah yang sekarang sudah berkurang, lantas kemana ya?. Pada moment inilah guru mengenalkan operasi pengurangan dengan menggunakan alat bantu untuk menghitung berupa potongan balok kayu.

Setelah Kancil dan Buaya melakukan latihan operasi pengurangan, tiba-tiba mereka diajak masuk oleh Udin, salah satu anggota keluarga tersebut yang sudah mengetahui keberadaan Kancil dan Buaya. Udin memberikan Kancil dan Buaya tempe goreng. Kancil, Buaya, dan seluruh siswa SD Chandra Buana ikut bersama makan tempe goreng tersebut. Uniknya, tempe gorengnya terbuat dari balok-balok kayu yang digunakan sebagai alat bantu latihan operasi pengurangan. Awas nak, jangan dimakan betulan ya, bisa rusak gigimu !.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar